Serangan rudal balasan Iran ke Tel Aviv menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya. Warga panik, sejumlah bangunan rusak berat.
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Tel Aviv
Sabtu pagi, 14 Juni 2025, Iran meluncurkan rudal balistik yang menghantam permukiman warga di Rishon Lezion, Tel Aviv. Serangan ini menjadi balasan atas operasi militer Israel sebelumnya di wilayah Timur Tengah.
Beberapa bangunan hancur akibat ledakan, menyebabkan kepanikan warga. Sirene peringatan terdengar meraung-raung di seluruh wilayah, menandai serangan rudal yang datang secara tiba-tiba.
Dua Korban Tewas, Puluhan Luka-Luka Tel Aviv
Laporan terbaru menyebutkan dua orang meninggal dunia setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Beilinson, Petah Tikva. Keduanya mengalami luka serius akibat reruntuhan bangunan.
Selain itu, 43 warga lainnya dirawat di Sheba Medical Center di Ramat Gan, sementara empat korban dirawat di Shamir Medical Center, dua di antaranya dalam kondisi sedang.
Tujuh orang lagi dilarikan ke Ichilov Medical Center, Tel Aviv, pada Jumat malam. Enam dari mereka mengalami luka ringan, sedangkan satu orang berada dalam kondisi sedang.
Korban Terjebak Reruntuhan
Petugas layanan darurat bekerja keras menyisir puing-puing bangunan yang runtuh. Mereka menemukan sejumlah korban yang terjebak di bawah reruntuhan.
“Kami masih memastikan tidak ada korban tambahan dalam gedung yang hancur,” kata Rami Musher, Wakil Direktur Layanan Darurat wilayah Ayalon.
Di Nahariyya, Galilee Medical Center masih merawat tiga korban tambahan, termasuk dua pria lansia dan seorang wanita. Mereka terluka saat mencoba mencari perlindungan.
Situasi Memanas, Dunia Khawatir
Serangan ini menambah panas tensi antara Iran dan Israel. Banyak pihak khawatir situasi bisa berubah menjadi perang terbuka.
Ketegangan ini juga berdampak pada pasar global. Harga minyak dan emas melonjak, sementara pasar saham dan Bitcoin mengalami tekanan tajam.