Reitar Logtech, perusahaan logistik Hong Kong, berencana membeli bitcoin senilai Rp 24 triliun sebagai strategi ekspansi dan perlindungan aset.
Strategi Diversifikasi Lewat Bitcoin Reitar Logtech
Reitar Logtech Holdings Ltd., perusahaan logistik asal Hong Kong yang terdaftar di Nasdaq, tengah bersiap mengakuisisi bitcoin senilai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 24,4 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi kas dan ekspansi ke sektor teknologi logistik.
Reitar menyebut rencana ini sebagai “Program BTC”, di mana mereka akan memperoleh bitcoin dari investor institusi dan individu beraset tinggi dengan imbalan saham biasa perusahaan. Targetnya, Reitar bisa mengamankan 15.000 BTC jika harga rata-rata koin mencapai USD 100.000.
Fokus Tetap di Teknologi Logistik
Meski masuk ke aset kripto, Reitar menegaskan fokus utama tetap pada pengembangan teknologi logistik. Perusahaan menganggap bitcoin sebagai aset pelindung nilai yang tidak berkorelasi dengan pasar tradisional—cocok untuk menghadapi ketidakpastian global.
John Chan, Chairman dan CEO Reitar Logtech, menegaskan bahwa strategi ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap stabilitas finansial jangka panjang dan inovasi dalam rantai pasokan digital.
Tunggu Persetujuan dan Proses Regulasi
Saat ini, negosiasi dengan konsorsium investor masih berjalan. Reitar menegaskan belum ada kepastian final terkait transaksi ini. Keputusan akhir akan bergantung pada proses uji tuntas dan persetujuan regulator.
Saham Melejit Usai Pengumuman
Pasar menyambut positif langkah Reitar. Saham perusahaan dengan kode RITR langsung naik lebih dari 11% terhadap dolar AS. Ini menandakan optimisme investor terhadap langkah diversifikasi aset digital perusahaan logistik tersebut.