GameStop Beli Bitcoin, Saham Anjlok 11%
GameStop Beli Bitcoin Senilai $513 Juta, Saham Langsung Turun 11%
Saham GameStop (GME) turun hampir 11% pada 28 Mei 2025. Penurunan ini terjadi setelah perusahaan mengumumkan pembelian 4.710 Bitcoin (BTC) senilai sekitar $513 juta.
Harga saham GME ditutup di $31,21 di New York Stock Exchange. Banyak investor memilih menjual saham setelah pengumuman resmi keluar. Ini mencerminkan pola sell the news yang sering terjadi di pasar.
GameStop Ikuti Jejak MicroStrategy dan Tesla
GameStop kini bergabung dengan perusahaan seperti MicroStrategy, Tesla, dan Block (Square). Mereka semua menambahkan Bitcoin ke neraca perusahaan sebagai aset strategis.
Menurut pengumuman resmi, langkah ini bertujuan melindungi nilai kas dari inflasi. GameStop juga ingin terlibat lebih jauh dalam inovasi teknologi finansial.

CEO Ryan Cohen: Bitcoin Lebih Baik dari Emas
Di konferensi Bitcoin 2025 di Las Vegas, CEO GameStop Ryan Cohen menjelaskan alasan memilih Bitcoin.
“Bitcoin itu portable, bisa dikirim global dalam hitungan detik, diverifikasi digital, dan lebih mudah disimpan dari emas,” katanya.
Ia menyoroti kelangkaan Bitcoin. Jumlahnya dibatasi hanya 21 juta unit. Hal ini membuatnya cocok sebagai penyimpan nilai jangka panjang.
Cohen juga menilai bahwa pasar emas sudah jenuh. Bitcoin, menurutnya, masih dalam tahap awal dan punya potensi tumbuh jauh lebih besar.
Perusahaan Publik Semakin Banyak Pegang Bitcoin
Perusahaan itu bukan satu-satunya yang mengadopsi strategi ini. Trump Media, Semler Scientific, dan perusahaan asal Jepang MetaPlanet juga mulai membeli Bitcoin untuk cadangan perusahaan.
Langkah ini menandai tren baru. Banyak perusahaan beralih ke Bitcoin untuk melindungi aset dari inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.